VLAN Adalah

  • Whatsapp

Dahulu, sebuah switch hanya bisa mendeteksi jaringan yang sama. Sedangkan layer ketiga pada OSI layer, yaitu Layer Network tidak bisa digunakan. Disinilah alasan terciptanya teknologi VLAN.

Sebelum adanya VLAN, memang repot ketika harus mengklasifikasikan suatu jaringan dari beberapa jaringan. Jaringan VLAN adalah jaringan yang berguna untuk menghubungkan switch yang sama. Dengan demikian, jaringan yang terhubung pun bisa dibagi-bagi ke perangkat lainnya.

Pengertian VLAN

Pengertian-VLAN

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia jaringan, mungkin sudah tidak asing dengan istilah VLAN. Keberadaan teknologi ini sangat penting untuk membuat jaringan yang memadai. Tidak hanya itu, implementasi tipe jaringan ini juga termasuk yang mudah dilakukan.

Bahkan untuk orang awam sekalipun bisa mempelajarinya dengan cepat tanpa ribet. Lalu, apa pengertian VLAN itu sendiri?

VLAN adalah pengelompokan logis pada domain broadcast yang satu tipe. Artinya, pengaturan jaringan ini bisa dikonfigurasi pada switch dengan beberapa interface sekaligus.

Agar lebih mudah dipahami, VLAN pada dasarnya masih satu kelompok dengan LAN (Local Area Network). Namun, bentuk VLAN tidak bisa dilihat secara real. Artinya, jaringan ini tercipta di dunia virtual sesuai dengan namanya.

Biasanya, LAN dikonfigurasikan menggunakan kabel agar bisa tersambung dengan beberapa perangkat di sekitarnya. Berbeda halnya dengan VLAN yang tidak membutuhkan perantara fisik seperti kabel.

Anda hanya perlu mengkonfigurasi jalur virtual di dalamnya agar bisa saling terhubung ke jaringan internet. Jadi, bisa disimpulkan bahwa VLAN merupakan sekelompok LAN yang dikonfigurasikan secara virtual agar bisa terhubung dengan suatu jaringan di satu jalur yang sama.

Fungsi VLAN

Fungsi-VLAN

VLAN (Virtual Local Area Network) memiliki fungsi untuk mengelompokkan beberapa perangkat agar terhubung dengan suatu jaringan yang sesuai. Dengan demikian, masing-masing perangkat tersebut bisa saling berkomunikasi sesuai jalur yang dipilih.

Jika jalurnya berbeda, maka jaringan tidak akan terhubung. Misalnya antara jalur A dan jalur B, keduanya tidak akan bisa tersambung. Nah, pada VLAN biasanya jalur ini dikenal dengan sebutan VLAN ID.

Tidak hanya itu, apabila ingin mengubah jaringan pun tidak ribet dilakukan. Anda tinggal melakukan konfigurasi port ke VLAN sesuai jalur yang diinginkan. Dengan demikian, pengguna tidak perlu repot-repot mengatur komponen fisik yang dibutuhkan seperti jaringan LAN.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan beberapa fungsi VLAN yang perlu diketahui.

  • Menjadi salah satu cara meminimalisir penggunaan konfil pada IP.
  • Mencegah terjadinya collision domain, yaitu tabrakan domain.
  • Memperkuat keamanan dan mengurangi tingkat vulnerabilities.

 

Jenis VLAN

Secara singkat, VLAN memiliki dua tipe utama, yaitu tagged VLAN dan untagged VLAN (Port Based VLANs). Sedangkan jenis VLAN yang ada pada switch dibagi menjadi lima jenis, yaitu.

1. VLAN default

VLAN-default

VLAN jenis ini pada dasarnya sudah ada secara default atau sifatnya bawaan dari switch yang dihubungkan. Contoh yang paling mudah adalah pada Cisco yang terdapat VLAN1002 dan VLAN1.

2. Data VLAN

Data-VLAN

Data VLAN digunakan oleh pengguna atau user yang terhubung dengan jaringan virtual dari LAN (Local Area Network).

3. VLAN VOIP (Voice Over Internet Protocol)

VLAN-VOIP-Voice-Over-Internet-Protocol

Jenis VLAN yang satu ini biasanya digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan audio visual, namun juga bisa berupa audio saja.

4. VLAN Native

VLAN-Native

Jenis VLAN ini pada dasarnya merupakan untagged VLAN. Terutama pada bagian 802.1q trunked port switch. Nah, konfigurasi VLAN Native ini sendiri hanya memungkinkan trunk dot1q mengirim frame yang tidak memiliki tanda trunk di dalamnya.

5. VLAN Management

VLAN-Management

Pada dasarnya, jenis VLAN ini memiliki fungsi sesuai namanya. Artinya, bagian ini akan memanajemen jaringan VLAN agar lebih detail atau spesifik. Misalnya dengan melakukan remote control terhadap switch yang digunakan di PC.

Keuntungan adanya VLAN management ini juga untuk meningkatkan keamanan jaringan. Pengguna akan sulit mengenal dan mengubah jaringan apabila semua management traffic terpisah dari VLAN.

Perbedaan VLAN dengan LAN

Perbedaan-VLAN-dengan-LAN

Pada dasarnya VLAN dapat memantu meminimalisir traffic secara lebih efektif dibanding LAN biasa. Sebagai contoh, broadcast traffic biasanya digunakan oleh sepuluh user. Nah, bagian ini bisa ditempatkan ke sepulu jaringan virtual yang berbeda gilirannya untuk mengurangi traffic.

Penggunaan VLAN efektif untuk menghemat biaya. Hal ini karena pengeluaran untuk router yang harganya tidak murah.

Sementara itu, jaringan LAN memerlukan router untuk memproses traffic yang masuk ke jaringan. Mengganti LAN dengan VLAN dapat membuat kebutuhan router lebih sedikit. Hal ini karena jaringan virtual tersebut dapat membuat broadcast domain tidak melalui router, melainkan switch.

Sebuah jaringan LAN biasanya juga membutuhkan administrasi fisik untuk mengganti user. Terutama pada proses recabling, konfigurasi ulang router dan hub, dan mengatasi stasiun baru. Nah, mobilitas user pada jaringan ini memang akan menghasilkan biaya jaringan tertentu yang harus dibayarkan.

Berbeda jika Anda memanfaatkan VLAN. Pekerjaan administratif fisik ini bisa dihapuskan karena bukan suatu kebutuhan. Terutama ketika hendak melakukan konfigurasi ulang router dalam sebuah jaringan.

Cara Kerja VLAN

Cara-Kerja-VLAN

Pada dasarnya, cara kerja dari VLAN ini sederhana. Jaringan virtual ini akan terhubung dengan baik apabila VLAN ID yang digunakan sama. Apabila VLAN ID yang digunakan berbeda, maka tidak akan terhubung sama sekali.

Misalnya jika di rumah Anda memiliki 3 PC dengan PC 1 dan 2 ID-nya sama, maka keduanya akan terhubung. Sedangkan hal ini tidak berlaku untuk PC 3 yang memiliki ID yang berbeda.

Lalu, bagaimana jika pengguna ingin menghubungkan ID yang sama namun tidak dalam jalur switch yang sama? Nah, disinilah Anda akan melihat peran dari VLAN Trunking.

Waktu Implementasi VLAN yang Paling Tepat

Waktu-Implementasi-VLAN-yang-Paling-Tepat

Ada beberapa kondisi jaringan yang sebaiknya Anda menerapkan VLAN di dalamnya. Dengan demikian, jaringan ini akan mempermudah penggunanya untuk mendapatkan jaringan yang memadai. Lalu, kapan saat-saat yang tepat tersebut?

  • Di saat sebuah jaringan memiliki lebih dari 200 node perangkat.
  • Banyak terjadi traffic broadcast di jaringan yang Anda gunakan.
  • Ketika hendak mengelola beberapa user menjadi grup tersendiri. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan sistem keamanan jaringan.
  • Mengurangi traffic broadcast yang biasanya disebabkan serangan virus sehingga merusak jaringan yang sudah terbentuk.
  • Ketika hendak merancang beberapa virtual jaringan pada switch yang sudah tersedia sebelumnya.

Peran VLAN

 

Peran-VLAN

Di bidang jaringan, keberadaan VLAN sangat diperhitungkan. Bahkan menjadi salah satu teknologi yang tidak bisa dipisahkan dari jaringan. Adapun beberapa peran dari jaringan virtual ini adalah sebagai berikut.

  • VLAN membuat mekanisme pembuatan grup logis dari sebuah perangkat switch. Meski pada dasarnya menggunakan jaringan yang tidak satu tipe.
  • Jaringan virtual ini efektif untuk meningkatkan jumlah domain broadcast dalam sebuah LAN. Caranya adalah dengan mengelompokkan beberapa host sekaligus meski fungsinya sama.
  • Menerapkan jaringan VLAN bisa menambah sistem keamanan jaringan. Hal ini karena jumlah host yang terhubung ke broadcast tidak sebanyak biasanya. Hal ini setidaknya bisa mengurangi celah yang bisa diakses oleh peretas.
  • VLAN menyediakan tipe jaringan yang lebih fleksibel. Selain itu, pengelompokkan bisa lebih mudah dilakukan berdasarkan grupnya. Jadi, hal ini tidak hanya seputar fisik jaringan itu sendiri saja.
  • VLAN akan memudahkan user/host yang ada di jaringan virtual itu sendiri. Komponen yang dibutuhkan hanyalah sebuah konfigurasi grup pada sebuah port. Jika VLAN berpindah tempat, maka port yang digunakan pun harus dikonfigurasi ulang.

Kelebihan VLAN

Kelebihan-VLAN

Seperti yang telah disebutkan di atas, keberadaan VLAN memang begitu krusial di bidang jaringan. Adapun beberapa kelebihan yang dimiliki jaringan virtual ini adalah sebagai berikut.

  • Biaya perawatan jaringan bisa dihemat.
  • Menghemat waktu untuk membuat jaringan.
  • Lebih mudah bagi network administrator untuk melakukan konfigurasi.
  • Melakukan pantauan traffic jaringan yang lebih mudah.
  • Kinerja jaringan pada LAN lebih efisien.
  • Dapat meminimalisir kerusakan pada jaringan yang terhubung.

Kekurangan VLAN

Kekurangan-VLAN

Dibalik kelebihan yang dimilikinya, VLAN juga memiliki kekurangan yang perlu diperhatikan. Adapun beberapa kekurangan tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

  • Tidak memiliki kemampuan untuk meneruskan traffic ke jaringan virtual lainnya.
  • Memiliki potensi terkena masalah virus atau malware. Hal ini karena sistem yang terinfeksi bisa menyebarkan virus ke jaringan logis yang dikenainya.
  • Terkadang membuat bingung jika diterapkan dalam skala yang cukup besar. Misalnya jika diimplementasikan pada sebuah kampus. Tentunya, komputer yang tersedia akan kebingungan jika hanya mengandalkan satu buah inti VLAN.

Manfaat VLAN

Manfaat VLAN dalam dunia jaringan komputer memang tidak perlu diragukan lagi. Teknologi ini menjadi salah satu yang terdepan dalam menghubungkan jaringan. Adapun beberapa manfaat VLAN yang bisa dipahami adalah sebagai berikut.

1. Keamanan

Keamanan

Dalam beberapa kelompok pasti ada salah satunya yang memiliki data sensitif. Biasanya hal ini dipisahkan dari sisa jaringan yang sebelumnya terkumpul. Pemisahan ini dilakukan untuk mengurangi adanya potensi pelanggaran data rahasia dan informasi.

Pada dasarnya, VLAN memang cenderung membatasi pengguna untuk mengakses suatu informasi yang disediakan. Dengan adanya jaringan virtual ini, kemungkinan penyalahgunaan hak akses bisa dikurangi secara signifikan.

2. Biaya Lebih Sedikit

Biaya-Lebih-Sedikit

Jaringan yang memanfaatkan VLAN biasanya akan merancang jaringannya lebih private. Bahkan meskipun Anda tidak sedang menggunakan jaringan utama di sekitarnya. Hal ini bisa berdampak positif karena biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit.

Hal ini berbeda jika tipe jaringan yang digunakan adalah VLAN. Seperti yang telah diketahui, dibutuhkan tarikan kabel LAN ke lokasi baru jika tanpa jaringan virtual ini.

3. Kinerja Dikenal Lebih Baik

Kinerja-Dikenal-Lebih-Baik

VLAN memiliki kemampuan untuk membagi layer datar menjadi dua jaringan. Setelah itu, jaringan tersebut akan dibagi lagi menjadi beberapa kelompok kerja logis atau dikenal sebagai broadcast domain.

Hal ini dilakukan demi mengurangi lalu lintas jaringan yang tidak diperlukan. Tak heran jika penggunaan jaringan virtual ini memiliki kinerja yang lebih meningkat.

4. Broadcast Domain Lebih Minim

Broadcast-Domain-Lebih-Minim

Salah satu manfaat VLAN yang begitu bisa dirasakan adalah kemampuannya untuk mengurangi jumlah perangkat. Terutama dalam domain broadcast yang bisa dikurangi sehingga biaya yang dikeluarkan lebih sedikit.

5. Meningkatkan Efisiensi Staff IT

Meningkatkan-Efisiensi-Staff-IT

Di sebuah perkantoran atau gedung lainnya, memang menjadi PR tersendiri apabila sebuah komputer akan berpindah tempat. Biasanya perangkat PC tersebut perlu diatur ulang agar bisa terhubung dengan jaringan dimana perangkat tersebut dipindahkan.

Tak heran jika hal ini akan berakibat pada perangkat komputer yang tidak bisa langsung dioperasikan setelah dipindahkan. Dengan menggunakan VLAN, Anda bisa meminimalisir hal ini. Bahkan bisa menghapus langkah ini karena pada dasarnya perangkat tersebut akan berada di jaringan yang sama.

6. Proyek dan Aplikasi Manajemen

Proyek-dan-Aplikasi-Manajemen

Penggunaan VLAN akan mendukung sebuah proyek atau aplikasi manajemen sederhana. Pada dasarnya, jaringan virtual ini memiliki fungsi yang berbeda sehingga pengelolaan proyek bisa dikerjakan dengan lebih mudah.

VLAN memang dikenal lebih menguntungkan dibanding LAN biasa. Terutama untuk menghemat biaya yang dikeluarkan ketika hendak membangun suatu jaringan. Namun, pastikan jaringan virtual yang digunakan sudah benar-benar sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Lihat Juga :

  1. Broker Adalah
  2. Otoriter Adalah
  3. Haul Adalah
  4. Refleksi Adalah
  5. Event Adalah

Related posts