Portofolio Adalah

  • Whatsapp

Portofolio adalah salah satu berkas yang harus disiapkan oleh para pelamar kerja maupun perusahaan yang ingin mempromosikan produk buatannya. Tidak hanya itu, portofolio juga mempunyai fungsi penting dalam berbagai bidang. Sebenarnya apa itu portofolio dan kegunaannya?

Pengertian Portofolio

Portofolio merupakan istilah yang dipakai dalam berbagai bidang sehingga tidak hanya identik pada salah satu saja. Adapun bidang yang memakai istilah portofolio seperti pendidikan, bisnis, ekonomi, seni dan desain.

Berikut definisi portofolio baik secara umum maupun berdasarkan bidang yang berbeda.

1. Pengertian Umum

Pengertian-Umum

Secara umum, pengertian portofolio adalah kumpulan dari beberapa dokumen penting yang menjadi bukti pencapaian seseorang atau hasil karya yang pernah dibuat seseorang.

Portofolio dapat dikatakan sebagai pernyataan tertulis dari pekerjaan yang berhasil diselesaikan seseorang dan merupakan bukti dari kerja keras, kreativitas maupun perkembangan orang tersebut.

Berdasarkan definisi tersebut, tidak mengherankan apabila portofolio merupakan berkas penting bagi seseorang. Sebab, portofolio bagaikan rekam jejak yang menunjukan seberapa baik seseorang dalam melakukan sesuatu.

2. Pengertian Dalam Berbagai Bidang

Pengertian-Dalam-Berbagai-Bidang

  • Portofolio dalam bidang pendidikan merujuk pada dokumentasi atas pencapaian seseorang dalam menjalankan pendidikan atau kursus. Misalnya, kumpulan prestasi belajar siswa dan kumpulan karya yang dibuat oleh guru;
  • Dalam bidang seni dan desain, portofolio merupakan kumpulan hasil kerja yang pernah dibuat, misalnya gambar, foto, rancangan bangunan atau karya lain;
  • Portofolio dalam bidang bisnis adalah kumpulan produk maupun layanan yang berkaitan dengan perusahaan tertentu;
  • Dalam bidang manajemen dan pemasaran, portofolio adalah kumpulan dari beberapa produk, layanan, projek, jasa maupun hal lain yang dijual oleh perusahaan bersangkutan;
  • Portofolio dalam keuangan yaitu kumpulan yang terdiri dari berbagai jenis aset seperti saham, mata uang, obligasi, reksa dana dan aset lain yang dianggap berharga;
  • Portofolio dalam dunia kerja merujuk pada dokumentasi yang menjadi bukti prestasi maupun kemampuan seseorang pada saat akan melamar suatu pekerjaan.

Fungsi Portofolio Secara Umum

Walaupun portofolio merujuk pada hal yang lebih spesifik pada tiap bidang, namun tetap memainkan fungsi secara umum bagi pembuat portofolio tersebut. Adapun fungsi umum dari portofolio adalah:

1. Gambaran Kemampuan Diri

Gambaran-Kemampuan-Diri

Portofolio berfungsi sebagai alat untuk menunjukan hasil karya dan bukti prestasi seseorang kepada orang lain. Dengan begitu, mereka memiliki gambaran mengenai potensi orang tersebut berdasarkan bukti tertulis yang terkumpul.

Oleh sebab itu, wajar apabila seseorang melampirkan hasil karya yang terbaik, deretan prestasi yang bergengsi dan informasi lain yang memang patut untuk ‘dijual’ serta dibanggakan dalam portofolio.

2. Referensi untuk Mengetahui Perkembangan Seseorang

Referensi-untuk-Mengetahui-Perkembangan-Seseorang

Selanjutnya, portofolio juga berfungsi sebagai informasi mengenai perkembangan seseorang yang didukung oleh bukti data yang akurat. Contohnya saja dalam dunia pendidikan yang menggunakan portofolio sebagai acuan untuk melihat perkembangan para siswa.

Nantinya berdasarkan data tersebut, guru dapat memetakan kelebihan dan kekurangan siswa. Dengan begitu, akan dibuat strategi untuk semakin meningkatkan kemampuan dan solusi untuk mengatasi kelemahannya.

3. Bahan untuk Melakukan Analisis

Bahan-untuk-Melakukan-Analisis

Hal lain yang merupakan fungsi portofolio adalah sebagai bahan analisis saat akan memutuskan sesuatu. Orang lain akan melihat data yang tersaji dalam portofolio kemudian mengamati, menyelidiki dan mempertimbangkan sebelum keputusan akhir diambil.

Sebagai contoh dalam perekrutan karyawan, pasti HRD akan menggunakan portofolio sebagai bahan pertimbangan apakah akan meloloskan pelamar atau tidak.

Contoh lain yaitu dalam dunia investasi. Dengan melihat portofolio saham, maka dapat diperkirakan apakah investor yang bersangkutan memiliki profil risiko yang tinggi atau rendah.

4. Bahan Evaluasi Diri

Bahan-Evaluasi-Diri

Portofolio dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi diri. Dengan melihat kembali apa yang sudah dikerjakan, maka Anda bisa menilai sejauh mana kemampuan yang dimiliki telah berkembang hingga saat ini.

Anda juga dapat mengenali kekurangan apa yang masih terlihat dalam karya sebelumnya untuk kemudian memikirkan bagaimana cara memperbaikinya. Dari kekurangan itulah, nantinya Anda bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik.

5. Sumber Motivasi

Sumber-Motivasi

Tidak banyak yang menyadari kalau portofolio dapat memotivasi seseorang untuk terus maju dan berinovasi. Bayangkan saja, saat Anda melihat apa yang sudah dicapai pasti akan muncul ketidakpuasan sehingga muncul tekad untuk menambah karya atau prestasi lain.

Sebab, semakin bagus isi portofolio pasti akan menambah kepercayaan diri. Namun jangan lupa untuk mengimbangi juga dengan terus mengasah kemampuan agar tidak hanya berangan-angan.

Jenis-Jenis Portofolio

Portofolio adalah dokumen penting yang digunakan untuk tujuan yang bervariasi tergantung dari bidangnya. Agar lebih paham, berikut 7 jenis portofolio yang memiliki makna dan maksud masing-masing.

1. Portofolio Pendidikan

Portofolio-Pendidikan

Dalam bidang pendidikan, portofolio berisi hasil karya para siswa sebagai hasil pelaksanaan tugas yang diberikan oleh guru dalam kurun waktu tertentu.

Kumpulan tugas siswa tersebut merupakan bukti dari usaha, kemampuan dan perkembangan tiap siswa selama kegiatan pembelajaran.

Dengan adanya portofolio pendidikan, guru dapat melakukan penilaian diagnostik untuk mengenali apa saja kelemahan siswa sekaligus faktor yang menjadi pemicunya.

Selain itu, portofolio siswa juga berguna sebagai acuan bagi guru untuk melakukan penilaian formatif. Penilaian tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran yang direncanakan sejauh ini sudah mencapai target atau belum.

2. Portofolio Bisnis

Portofolio-Bisnis

Selanjutnya dalam dunia bisnis, definisi portofolio adalah dokumen yang berisi sekumpulan informasi detail mengenai identitas perusahaan, pemilik perusahaan, pihak pengelola, produk dan layanan yang ditawarkan serta prestasi yang telah perusahaan raih.

Pada umumnya, tujuan dari portofolio bisnis antara lain:

  • Membuktikan performa dan reputasi perusahaan
  • Meyakinkan perusahaan lain untuk menjalin kerjasama
  • Menggaet lebih banyak konsumen baru
  • Meningkatkan kepercayaan para pelanggan
  • Memantapkan posisi bisnis yang sedang dijalankan oleh perusahaan

3. Portofolio Lamaran Kerja

Portofolio-Lamaran-Kerja

Sudah jelas dari namanya, jenis portofolio ini dibuat oleh para pelamar kerja sebagai persyaratan sekaligus pembuktian tertulis akan prestasi yang dicapai pelamar.

Dapat dikatakan bahwa melalui portofolio, para pelamar kerja ‘menjual’ kemampuan yang mereka miliki dengan melampirkan bukti berupa sertifikat, penghargaan maupun berbagai hasil karya.

Portofolio itulah yang digunakan oleh HRD atau pihak penyeleksi untuk mengenali kemampuan pelamar dan mempertimbangkan apakah sesuai dengan kualifikasi atau tidak.

4. Portofolio Seni

Portofolio-Seni

Penyusunan portofolio seni bertujuan untuk menunjukan kemampuan seseorang dalam bidang seni rupa, tari maupun musik. Umumnya, dokumentasi tersebut digunakan sebagai persyaratan melamar pekerjaan maupun masuk ke perguruan tinggi bagi para pelajar.

Beberapa contoh isi dari portofolio seni rupa yaitu lukisan, sketsa, ilustrasi dan cetak grafis dalam bentuk 2D. Sedangkan portofolio seni tari dan seni musik dapat berupa video rekaman maupun audio visual.

5. Portofolio Keuangan

Portofolio-Keuangan

Dalam bidang keuangan atau lebih spesifiknya investasi, isi dari portofolio adalah kumpulan instrumen investasi yang dimiliki oleh pihak individu maupun sekelompok orang.

Instrumen tersebut dapat berupa saham, obligasi, reksa dana, properti, logam mulia dan aset lain yang memiliki nilai berharga. Tujuan pembuatan portofolio investasi adalah memaksimalkan keuntungan dan meminimalisir risiko kerugian selama melakukan investasi.

6. Portofolio Desain

Portofolio-Desain

Sama halnya dengan portofolio seni, jenis portofolio desain berisi hasil karya sebagai bukti kemampuan yang dimiliki dalam mendesain.

Dengan kata lain, portofolio desain merupakan katalog dari karya-karya yang pernah seseorang rampungkan. Bagi mahasiswa lulusan arsitek, portofolio desain sangat dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan.

Umumnya, bentuk portofolionya dapat berupa booklet, ukuran A4, ukuran A5, majalah tipis maupun menyerupai koran.

7. Portofolio Manajemen dan Pemasaran

Portofolio-Manajemen-dan-Pemasaran

Jenis terakhir adalah portofolio manajemen dan pemasaran yang digunakan untuk mempromosikan produk yang dimiliki perusahaan tertentu.

Isi dari portofolio meliputi berbagai produk unggulan, proyek, layanan dan jasa yang ditawarkan. Umumnya, perusahaan menggunakan strategi khusus untuk mengembangkan portofolio demi mendapatkan keuntungan yang lebih dan menekan risiko kerugian.

Format Penulisan Portofolio Secara Umum

Format-Penulisan-Portofolio-Secara-Umum

Agar terlihat rapi dan lebih mudah dipahami, portofolio wajib dibuat dengan susunan yang terstruktur. Secara umum, format yang dipakai untuk menulis portofolio adalah sebagai berikut:

  • Daftar Isi merupakan bagian yang menunjukan bagian-bagian tertentu dalam berkas portofolio sehingga memudahkan orang lain untuk langsung menuju halaman yang diinginkan;
  • Data diri merupakan bagian yang menampilkan identitas dari pemilik portofolio. Dalam penyusunannya, CV atau resume singkat memang ditempatkan pada bagian awal;
  • Tujuan pembuatan portofolio berisi visi dan misi yang dimiliki oleh si pemilik ketika menyusun portofolio tersebut;
  • Kemampuan dan pengalaman adalah bagian yang menampilkan uraian singkat namun padat mengenai apa saja hal yang dikuasai pemilik portofolio dan apa saja pencapaian yang berhasil dilakukan;
  • Contoh hasil karya merupakan bagian penting untuk membuktikan kemampuan dan pengalaman yang dituliskan pada bagian sebelumnya. Dengan begitu, orang lain akan semakin teryakinkan karena sudah melihat secara langsung dokumentasi yang terlampir;
  • Testimoni klien adalah bagian yang menampilkan klien-klien yang pernah bekerjasama dengan pemilik portofolio. Dengan mencantumkan nama klien, jenis proyek dan kesan yang diberikan maka dapat meningkatkan reputasi diri. Namun bagian ini bersifat opsional;
  • Bukti penghargaan menunjukan bukti jenis penghargaan apa saja yang pernah didapat. Dokumen ini sangat penting untuk meningkatkan keyakinan orang lain saat melihat portofolio yang dibuat.

Namun perlu diingat bahwa format untuk pembuatan portofolio dapat bervariasi dan tidak saklek dengan urutan tersebut. Sebab, beberapa instansi ada yang memiliki format khusus. Selain itu, format juga dapat berubah karena menyesuaikan dengan tujuan dan kegunaan portofolio tersebut.

Contoh Portofolio Berbagai Bidang

Beberapa contoh portofolio adalah sebagai berikut:

1. Portofolio SiswaPortofolio-Siswa

Portofolio-Siswa

Kedua contoh tersebut memiliki format yang berbeda namun informasi dasarnya tetap ada. Misalnya identitas siswa, rincian kemampuan yang dinilai dan keterangan mengenai standar penilaian.

2. Portofolio Desain Grafis

Portofolio-Desain-Grafis

Pada portofolio tersebut, seorang desainer grafis mencantumkan berbagai karya yang pernah dibuat dan dimasukan dalam beberapa kategori untuk memudahkan dalam mengidentifikasi.

3. Portofolio Perusahaan

Portofolio-Perusahaan

Dalam contoh portofolio tersebut, perusahaan mencantumkan informasi mengenai profil, kontak, keunggulan dan penjelasan tiap layanan yang ditawarkan.

4. Portofolio Lamaran Kerja

Portofolio-Lamaran-Kerja

Contoh tersebut merupakan bagian data diri yang menjelaskan identitas pemilik portofolio dan informasi lain yang relevan.

Berikut contoh lampiran yang menampilkan hasil karya untuk melamar kerja sebagai desain arsitektur:

Portofolio-Lamaran-Kerja

Dapat dikatakan bahwa portofolio adalah dokumen penting yang membuktikan kemampuan yang dimiliki, kegiatan yang pernah diikuti dan informasi lain yang berkaitan dengan pemilik portofolio tersebut.

Hal yang dilampirkan tentu merupakan data terbaik yang menunjukan kualitas dan potensi seorang individu maupun perusahaan sehingga mampu menarik pihak lain. Penyajiannya pun harus dibuat serapi dan sebagus mungkin agar mudah dipahami dan enak dibaca.

 

Lihat Juga :

Related posts