Broker Adalah

  • Whatsapp

Dalam menjalankan bisnis, peran seorang partner sangat dibutuhkan. Salah satu contohnya yaitu partner investor saham yang disebut dengan broker atau pialang. Broker adalah pihak yang menjadi kepanjangan tangan dari investor dalam melakukan beberapa hal terkait jual beli di pasar modal.

Pengertian Broker

Pengertian-Broker

Broker disebut juga dengan makelar atau pialang. Dalam KBBI, pengertian broker adalah perantara yang menghubungkan pihak penjual dan pembeli dalam suatu perdagangan. Sebenarnya, perdagangan yang dimaksud bersifat umum namun kini lebih identik untuk dunia investasi.

Dengan kata lain, broker merupakan pihak yang menjembatani transaksi saham di pasar modal sehingga memudahkan jalan para investor. Broker atau pialang menjadi pihak yang menjualkan saham seorang investor secara langsung hingga mendapatkan pembeli yang potensial.

Sederhananya, Anda dapat mengibaratkan broker sebagai seorang distributor maupun reseller yang memasarkan dagangan milik orang lain. Bagi para investor, kehadiran broker sangat penting karena tidak semua investor dapat bertransaksi saham secara langsung di pasar modal.

Salah satu syarat agar bisa melakukan pembelian dan penjualan saham adalah menjadi anggota dari bursa tersebut. Maka dari itu, broker yang notabene sudah terdaftar sebagai anggota bursa merupakan solusi terbaik bagi para investor saham.

5 Fungsi Broker

Walaupun tadi diibaratkan dengan distributor/reseller, namun hal mendasar yang jadi kesamaan hanya satu yakni berperan sebagai partner bisnis. Sebab, broker memiliki fungsi yang lebih kompleks dan harus ditangani oleh para ahli profesional yang belum tentu semua orang sanggup.

Adapun fungsi broker adalah:

1. Memberikan Rekomendasi

Memberikan-Rekomendasi

Bagi investor, seorang broker berguna untuk memberikan rekomendasi terbaik berkaitan dengan transaksi saham. Rekomendasi yang diberikan tentu tidak asal-asalan karena dihasilkan dari analisis pasar modal yang sudah dilakukan.

Oleh sebab itu, broker wajib menguasai kemampuan analisis yang bagus sehingga jeli melihat potensi dan menentukan langkah. Dengan analisis yang komprehensif dan jitu, keuntungan dapat dimaksimalkan sedangkan kerugian dapat diantisipasi.

Beberapa aspek umum yang dianalisis seperti situasi pasar modal, produk dan layanan, kondisi pesaing, potensi pihak pembeli, besarnya modal investasi dan informasi lain yang dibutuhkan.

2. Menjadi Perantara Transaksi Jual Beli

Menjadi-Perantara-Transaksi-Jual-Beli

Selanjutnya, fungsi paling penting yang diemban seorang broker adalah melakukan transaksi yang diperintahkan oleh investor. Transaksi tersebut dapat berupa pembelian maupun penjualan saham.

Broker akan bertindak sebagai pihak yang membuat kesepakatan dan melakukan jual beli secara langsung. Sebelum itu, broker jugalah yang menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan dalam transaksi.

Oleh sebab itu, broker dituntut untuk berlaku objektif dan adil. Seorang pialang harus menjadi mediator yang menguntungkan kedua belah pihak.

3. Menjaga Hubungan dengan Klien

Menjaga-Hubungan-dengan-Klien

Tidak hanya sebagai perantara jual beli, pihak broker juga perlu menjalin hubungan yang kontinyu dengan klien alias investor.

Beberapa hal yang biasa dilakukan adalah mengidentifikasi masalah, menilai kebutuhan klien, memberikan saran dan solusi yang relevan, menanggapi permintaan klien dan melakukan tindak lanjut.

4. Memberikan Edukasi

Memberikan-Edukasi

Fungsi lain sebagai seorang broker adalah memberikan edukasi bagi klien. Edukasi tersebut dapat berupa informasi mengenai mekanisme perdagangan saham, kuotasi, tren pasar modal secara umum, reputasi perusahaan dan kondisi para pesaing.

Bagi investor pemula, misalnya, broker akan menyarankan besaran modal awal, biaya transaksi, jangka waktu investasi, jenis saham yang akan dibeli, kapan waktu terbaik untuk melakukan transaksi.

Alasan itulah yang menjadikan kehadiran broker berpengaruh bagi karir seorang investor. Sebab, broker merupakan partner bisnis mulai dari perencanaan, persiapan hingga eksekusi langsung di bursa saham.

5. Menjamin Keamanan Transaksi

Menjamin-Keamanan-Transaksi

Transaksi di pasar modal tidak main-main karena melibatkan nilai yang fantastis. Tidak mengherankan apabila risiko kerugiannya juga cukup besar.

Oleh sebab itu, broker memiliki fungsi untuk menjaga keamanan transaksi klien dengan melindungi dokumen, data serta kepemilikan lain yang dibutuhkan dalam proses jual beli.

Jenis-Jenis Broker

Dalam menjalankan fungsinya, terdapat berbagai jenis pialang yang dibedakan berdasarkan cakupan layanan. Adapun jenis broker adalah sebagai berikut:

1. Retail Broker

Retail-Broker

Disebut sebagai retail broker karena hanya melayani investor perorangan atau investor ritel. Pihak yang menjadi broker bisa seorang individu maupun perusahaan.

Cakupan layanan retail broker seperti jual beli saham, properti, asuransi, reksadana, komoditas dan kekayaan lain yang dimiliki oleh klien. Sumber pendapatan retail broker berasal dari komisi setiap transaksi yang berhasil dirampungkan.

2. Institutional Broker

Institutional-Broker

Berbanding terbalik dengan sebelumnya, jenis institutional broker adalah pihak perantara yang melayani investor dari perusahaan maupun institusi. Dengan kata lain, fokusnya tidak ke perorangan.

Layanan yang diberikan institutional broker berkutat pada jual beli instrumen investasi yang dikehendaki oleh klien. Penghasilan institutional broker didapat dari keuntungan transaksi yang selesai dilakukan.

3. Full Service Broker

Full-Service-Broker

Jenis selanjutnya adalah full service broker yang menawarkan layanan paling lengkap. Layanan tersebut meliputi memberikan segala informasi, melakukan analisis secara mendalam, menyusun laporan, memelihara rekening klien, melakukan transaksi dan menjalankan semua perintah klien.

Jasa full service broker cocok untuk para investor yang buta akan pasar modal dan investor yang tidak mempunyai waktu untuk mengurus sahamnya. Namun, perlu membutuhkan biaya ekstra untuk menyewa jenis broker ini karena pelayanannya yang super lengkap.

4. Discount Broker

Discount-Broker

Sudah dapat ditebak dari namanya, discount broker adalah pialang yang layanannya tidak selengkap full service broker. Jasa discount broker hanya memberikan rekomendasi mengenai pasar saham, memberikan informasi terbaru dan melakukan transaksi jual beli sesuai perintah.

Mengingat layanan yang kurang lengkap, maka biaya jasanya pun lebih murah sehingga cocok bagi para investor bermodal minim. Namun, konsekuensinya adalah pihak investor harus mengetahui tentang pasar modal dan memahami situasi pasar agar dapat memantau bisnisnya.

5. Deep Discount Broker

Deep-Discount-Broker

Broker yang hanya bertugas melakukan transaksi dan memelihara rekening klien disebut dengan deep discount broker. Layanan tersebut cocok untuk para investor yang sudah paham seluk beluk pasar modal namun tidak dapat melakukan jual beli secara langsung.

6. Online Broker

Online-Broker

Pengertian online broker adalah perantara jual beli saham yang memberikan layanan melalui sistem online. Pada dasarnya, jenis layanan yang diberikan sama dengan jasa broker konvensional. Hanya saja, online broker sudah menggunakan internet dan perangkat elektronik.

Berapakah Gaji Broker?

Berapakah-Gaji-Broker

Pialang merupakan salah satu profesi yang penghasilannya fantastis. Sebenarnya, besaran gaji tergantung dari keuntungan atau komisi yang didapat dari transaksi yang dilakukan. Semakin besar nominal transaksi maka penghasilan broker pun akan semakin besar.

Sebagai gambaran, gaji seorang broker adalah mencapai ratusan juta rupiah per bulannya. Apabila diakumulasikan per tahun menjadi sekitar minimal 400 juta rupiah hingga lebih dari 1 miliar rupiah.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi besaran gaji adalah lamanya pengalaman kerja, jenis layanan yang ditawarkan dan uang yang diberikan oleh perusahaan sekuritas tempat broker bekerja. Tidak mengherankan apabila broker hidup serba berkecukupan dan memiliki kendaraan mewah.

Namun, tugas dan tanggung jawab yang diemban pun tidak ringan. Para broker harus memiliki kemampuan mumpuni mengenai jual beli saham dan kemampuan analisis yang tajam.

Contoh Broker

Contoh-Broker

Selain broker saham yang sudah dibahas, masih ada beberapa contoh pialang yang bermain di bidang lain. beberapa contoh broker adalah:

  • Broker asuransi yang bertugas menangani pembelian produk asuransi dan masalah yang dihadapi klien saat terjadi klaim
  • Broker forex yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan transaksi jual beli mata uang asing (valas)
  • Broker komoditas yang fokus kerjanya hanya dalam lingkup perdagangan komoditas fisik mentah
  • Broker emas yang menjadi perantara dalam transaksi jual beli emas
  • Broker layanan lengkap yang menawarkan jasa transaksi jual beli mulai dari pajak, asuransi dan produk keuangan lain sesuai kebutuhan klien

Tips Memilih Broker

Mengingat benda yang diperjualbelikan memiliki nilai yang tinggi, maka Anda harus teliti dalam menentukan partner yang terbaik. Adapun tips untuk memilih broker adalah:

1. Mempunyai Legalitas

Mempunyai-Legalitas

Pastikan broker yang akan dipilih memiliki reputasi yang terbukti bagus. Salah satu cirinya adalah perusahaan broker sudah mengantongi izin sebagai Perantara Pedagang Efek (PPE) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Anda dapat melihat daftar perusahaan sekuritas yang sudah memiliki izin di website resmi OJK. Memastikan broker telah terdaftar resmi sangat penting untuk menghindari praktik penipuan.

Broker yang mengantongi izin juga membuktikan bahwa perusahaan yang menaunginya tergolong bonafid, memiliki track record yang baik dan pengalaman dalam menangani berbagai klien.

2. Memahami Regulasi

Memahami-Regulasi

Dunia investasi berhubungan erat dengan berbagai regulasi yang harus dipahami secara menyeluruh. Dengan menguasai peraturan dan mekanisme perdagangan saham, seorang broker tidak akan kesulitan dalam mengeksekusi transaksi yang dikehendaki oleh klien.

Oleh sebab itu, pastikan broker pilihan Anda memahami dengan baik peraturan dalam praktek jual beli saham. Regulasi yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan pun wajib dikuasai agar transaksi lebih lancar.

3. Menguasai Kemampuan Analisis Pasar

Menguasai-Kemampuan-Analisis-Pasar

Selanjutnya, tips memilih broker adalah pastikan pihak perantara tersebut memiliki kemampuan analisis yang bagus dan tajam. Sebab, situasi pasar modal dapat mengalami perubahan bahkan cukup sulit diprediksi.

Dengan analisis yang cermat, risiko kerugian dapat diminimalisir dan kesempatan untuk mendapatkan profit akan lebih besar.

4. Mematok Komisi yang Sebanding dengan Pelayanan

Mematok-Komisi-yang-Sebanding-dengan-Pelayanan

Pilihlah pialang yang mematok fee sesuai dengan pelayanan yang diberikan. Sebisa mungkin, prioritaskan perusahaan sekuritas yang menawarkan komisi terjangkau tanpa menurunkan kualitas pelayanan.

Sebagai gambaran, rentang komisi yang diinginkan oleh broker untuk pembelian saham sekitar 0,1% hingga 0,3%. Sedangkan rentang untuk penjualan saham sekitar 0,2% hingga 0,4%.

5. Menyediakan Layanan Lengkap dan Mudah

Menyediakan-Layanan-Lengkap-dan-Mudah

Tips yang terakhir adalah pilih perusahaan broker yang menawarkan layanan lengkap. Hal tersebut penting untuk memudahkan setiap investor dalam menentukan mana layanan yang dibutuhkan.

Menggunakan jasa broker adalah keputusan tepat bagi para investor saham yang ingin transaksinya lebih lancar dengan keuntungan yang menjanjikan. Sebab, seorang broker sudah terlebih dahulu menganalisa situasi pasar dan membuat perkiraan yang matang sebelum melakukan jual beli.

Profesi sebagai broker memang menuntut keahlian dan pengalaman sehingga tidak heran apabila penghasilannya pun besar. Apabila Anda membutuhkan jasa broker, maka dapat menerapkan beberapa tips yang tadi sudah dibocorkan.

 

Lihat Juga :

Related posts